Petugas kebersihan angkat sampah saat hujan deras. (hrc)
BAGANSIAPIAPI – Setiap hari, para petugas kebersihan bekerja menjaga wajah Kota Bagansiapiapi tetap bersih dan tertata. Namun, di tengah tanggung jawab tersebut, mereka kini menanti kepastian pembayaran gaji September dan Oktober 2026 untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Harapan agar pemerintah daerah membayarkan gaji dua bulan sekaligus masih menjadi penantian para petugas. Penghasilan bulanan tersebut menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai keperluan sehari-hari, serta menunaikan berbagai kewajiban rumah tangga.
Salah seorang petugas kebersihan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, keterlambatan pembayaran gaji mulai menyulitkan dirinya dan rekan-rekan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami berharap bukan hanya gaji September yang dibayarkan, tetapi Oktober juga. Kalau memungkinkan, dua bulan sekaligus agar kebutuhan keluarga bisa terpenuhi,” ujarnya di Bagansiapiapi, Selasa (3/11/2026).
Ia menuturkan, kebutuhan keluarga tidak bisa menunggu terlalu lama. Berbagai kewajiban rumah tangga tetap harus dipenuhi, sementara pembayaran angsuran pinjaman juga terus berjalan meskipun gaji belum diterima.
Ia juga mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir pembayaran gaji kerap dilakukan hanya untuk satu bulan, meskipun keterlambatan telah berlangsung lebih dari dua bulan.
Kondisi ini, menurut dia, perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih, jumlah petugas dan pengawas dikabarkan terus bertambah sehingga kepastian pembayaran hak pekerja menjadi semakin penting.
Seiring persiapan menghadapi penilaian Adipura, ia berharap pemerintah daerah tidak melupakan kesejahteraan orang-orang yang berada di balik kebersihan kota.
Setiap hari tanpa mengenal lelah para petugas tetap turun ke lapangan, menyapu jalanan, mengangkut sampah, dan membersihkan lingkungan. Terik matahari maupun guyuran hujan bukan alasan bagi mereka untuk meninggalkan tanggung jawab. Pengabdian tersebut dilakukan demi menjaga Kota Bagansiapiapi tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Ia berharap Bupati Rokan Hilir mengambil langkah tegas dengan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan kepastian penyelesaian pembayaran gaji September dan Oktober 2026.
Sebelumnya, Kepala DLH Rokan Hilir, Suwandi, S.Sos., mengatakan pihaknya mengupayakan pembayaran gaji petugas kebersihan untuk September 2026 setelah penilaian Adipura yang dijadwalkan berlangsung Kamis (5/11/2026).
Suwandi menyebutkan tidak ada kendala dalam proses pengajuan pembayaran tersebut. Pihaknya telah menerima arahan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bahwa pengajuan gaji September sudah dapat diproses.
“Insyaallah setelah kegiatan Adipura ini, kami akan mengajukan dan membayarkan gaji petugas untuk bulan September,” ujar Suwandi, Senin (2/11/2026).
Sementara itu, DLH Rohil terus mematangkan persiapan penilaian Adipura dengan menyiapkan 32 titik pantau di sejumlah wilayah. Pembenahan meliputi kebersihan lingkungan, penataan kawasan, serta optimalisasi pengelolaan sampah di TPA Bagansiapiapi.
Suwandi juga meminta seluruh petugas tetap semangat, kompak, dan disiplin dalam menjalankan tugas. Ia mengapresiasi dedikasi petugas lapangan yang berperan penting menjaga kebersihan daerah.
Di tengah kondisi tersebut, para petugas berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada apresiasi atas pekerjaan mereka.
Mereka berharap gaji September dan Oktober segera dibayarkan agar kebutuhan keluarga terpenuhi, sebab ada keluarga di rumah yang menanti nafkah dari hasil kerja mereka. (red)
